Pemkot Pontianak Borong Tiga Penghargaan Nasional

Pemkot Pontianak Borong Tiga Penghargaan Nasional

Dorong Jajaran Pemkot Ukir Prestasi

Bulan November ini adalah bulan yang istimewa sekaligus kado istimewa di Hari Jadi Kota Pontianak ke 241 bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Betapa tidak, sebanyak tiga penghargaan sekaligus diterima Pemkot pada bulan ini yakni Ki Hajar Award, Anugerah Media Humas dan penghargaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Menurut Walikota Pontianak, Sutarmidji, anugerah Ki Hajar Award atau akronim dari Kita Harus Belajar ini merupakan penghargaan terhadap dunia pendidikan berbasis teknologi dan informasi. “Artinya website Dinas Pendidikan Kota Pontianak dinilai sudah sangat baik, anak didik bisa mengakses materi pelajaran melalui website tersebut di rumah atau dimanapun ia berada,” ujarnya pada upacara bendera peringatan Hari Pahlawan, Senin (12/11) di halaman Kantor Walikota.
Kendati program Ki Hajar Award ini baru saja diluncurkan tahun ini, namun Pemkot melalui Dinas Pendidikan sudah memulainya sejak setahun yang lalu. “Sehingga kita maju selangkah untuk hal ini dan kita mendapatkan Ki Hajar Award itu,” ucapnya.
Begitu pun di bidang kehumasan, Pemkot juga berhasil meraih peringkat ketiga nasional penghargaan Anugerah Media Humas kategori penerbitan internal (Majalah Warta Kota terbitan Pemkot) dari Badan Koordinasi Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. “Saya sering menegur kinerja Humas kita dan alhamdulillah karena seringnya ditegur akhirnya bisa berprestasi di tingkat nasional. Ini merupakan suatu apresiasi untuk mereka di bidang kehumasan,” katanya.
Bidang pelayanan publik, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) ikut memberikan sumbangsih lantaran mendapat peringkat lima terbaik nasional dalam pelayanan perizinan satu pintu.
Semua penghargaan yang diterima, lanjutnya, merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkot. Untuk itu, dia mendorong kepada seluruh jajarannya supaya terus mengukir prestasi yang terbaik agar Kota Pontianak dikenal untuk hal-hal yang positif. “Bukan dikenal untuk hal-hal yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tukasnya. ||humas pemkot pontianak
Reaksi:

0 komentar: