Paket SABU Oplosan beredar di Pontianak dan Singkawang Kalimantan Barat

Ilustrasi paket sabu ukuran sedang

[ Singkawang ] Narkotika jenis sabu [narkotika jenis Metamfetamina] yang dijual di kota ini tak sepenuhnya murni. Ada beberapa penjual yang sengaja mengoplos dengan barang lain, agar keuntungan lebih besar.
Satu di antaranya seperti yang dilakukan warga Pontianak, SM alias OJ (33). Agar keuntungannya berlipat, dia menambahkan garam dalam paket yang dibungkusnya.
"Sengaja dicampur garam sikit-sikit. Itu benar. Biar untungnya agak besar. Makanya satu paket saya jual Rp 50 ribu," katanya saat ditemui di Mapolres, Jumat (23/5/2015).
Tersangka OJ mengatakan, tiga hari lalu dirinya membeli sabu satu gram dari Dol di Pasir Panjang. Ini kali ketiga dirinya membeli dari warga Pontianak itu.
"1 gram harganya Rp 1 juta. Sebagian dipaketkan untuk jatah pakai. Kalau ada yang mau beli, saya jual," katanya.
Dirinya mengaku sudah lama menjadi pemakai. Tahun lalu dirinya coba-coba menjual sabu namun diakuinya bangkrut.
"Bisa bangkrut kalau seperti saya yang sambil makai. Makanya jangan sampai jual Narkoba," ungkapnya.
Jajaran Satuan Narkoba Polres Singkawang, menangkap OJ di Jl Gunung Sari Gg Bukit 1. Dirinya diamankan bersama rekannya AD yang diduga sebagai pemakai berikut barang bukti.

Reaksi:

0 komentar: