Ditunggu Rezeky

"DITUNGGU REZEKY"



[Usai pulang shalat jumat]

Haaah haaah
Haaaah
[Tergopoh - gopoh]

Hemmmm
[Aku melirik sumber suara itu]
`Ema, kamu kenapa...?

Ema adalah staff admin kantor tempat ku bertugas, ia warga Brunei baru berusia 23 tahun.
Tubuhnya yang kelebihan sintal, memaksanya utk memburu udara banyak dalam setiap tarikan napas.
Wajahnya memerah, dadanya naik turun tidak beraturan dan napasnya terengah.

wajar saja, kantor ku berada di lantai tiga sebuah gedung perniagaan milik Awang Besar Haji Yahya yang berlokasi di kampung salambigar, Brunei Darussalam.

Sambil terengah dan menyembunyikan raut lelahnya, ia mencoba menipuku dengan tersenyum dan berkata..

"Adeeeeeee.... mana paspor mu..!!!"
"Esok harus cepat aku urus ke kantor Immigration utk perpanjangan kontrakmu"
[kembali Ema menarik napas dan kali ini dengan sedikit menunduk, namun dengan tarikan napas yang sudah lumayan kontsan dan tidak terburu buru seperti beberapa detik lalu]

[dalam hatiku, Alhamdullilah akhirnya Tuhan yang Maha Kaya masih memberikan hartanya padaku melalui kantor ini, jujur.. saya butuh pemasukan yang lumayan besar untuk menutupi segala macam permasalahan baik yang dibuat oleh orang lain di keluarga, maupun oleh diri sendiri dalam mewujudkan masa depan yang ternyata masih bisa dibilang suram."

teringat beberapa hutang orang tua, teringat betapa peliknya permasalahan keluarga yang ada.. teringat akunya mau jadi apa kalo udah gak dibutuhkan oleh kantor ini lagi , teringat juga pendapatanku disini berkali kali lipat dari kerja keras di negeri sendiri, kota sendiri, kampong sendiri, namun hasilnya tidak cukup untuk membeli kebutuhan sehari hari ‪#‎pontianak‬

sambil termenung dan sedikit senyum..
"Oohh.. bentar yah"
[Jawabku simple]
Dalam hati..
Waaaaah, maaf ya Ema..
aku sedang menikmati masa masa indah atas karunia tuhan dimana rezeki sedang menunggu dihadapan...

beberapa menit kemudian

"Ediiii, cepatan lah.. nanti aku kelupaan"
[Gumam Ema dengan nada yang sedikit lebih tinggi]

"Iyaa iyaa.. bentaaar..."
"Sabar yah... "
[Balasku, kali ini dengan senyuman yg lebih menawan]

Sekali lagi maaf ya Emaaa.. ditungguin rezeky itu emnk bener bener indah, dan aku gak mau menyia nyiakan keindahan itu kiki emotikon
Reaksi:

0 komentar: