Sultan Abu Bakar Mosque



Terletak diatas bukit dekat pusat kota johor bahru malaysia, berdiri bangunan megah nan indah peninggalan sejarah kebesaran kerajaan johor di masa lalu.

Bangunan tersebut adalah Masjid Sultan Abu Bakar yang didirikan oleh salah seorang sultan Johor yang terkenal yakni Sultan Abu Bakar bin Temenggong Daeng Ibrahim yang memerintah pada tahun 1862 hingga 1895.

Di era kepemimpinan sultan Abu Bakar, Johor mengalami perkembangan ekonomi yang pesat sehingga rakyatnya hidup dengan cukup makmur dan kerajaanpun mampu mendirikan berbagai bangunan megah dan besar di antaranya masjid sultan abu bakar ini.

Pembangunan masjid ini berlangsung setelah ibukota Kerajaan Johor dipindahkan dari Teluk Belanga di Singapura ke Tanjung Puteri, sebuah kampung nelayan yang kemudian diberi nama Johor Bahru oleh Sultan Abu Bakar.

Pemindahan ini terjadi pada tahun 1866, seiring dengan itu dibangun pula berbagai bangunan untuk melengkapi kebutuhan sebagai pusat kerajaan yang baru. Di antara bangunan tersebut adalah masjid agung ini yang dibangun pada tahun 1892 Masehi dan baru selesai pada tahun 19-00 dengan perkiraan menghabiskan biaya sebesar empat ratus ribu ringgit malaysia kala itu.

Saat ini, Masjid Sultan Abu Bakar merupakan salah satu warisan sejarah yang dilindungi oleh Kerajaan Malaysia. Sebagai lokasi wisata, masjid ini terbuka setiap hari untuk dikunjungi oleh wisatawan dari pukul sembilan pagi hingga pukul empat sore tanpa dipungut biaya kecuali hari Jumat, masjid ini tertutup untuk kunjungan wisata.

Tidak ada larangan bagi siapapun untuk bertandang dan masuk kedalamnya sambil menikmati goresan arsitektur pada dinding dan tiang masjid ini, namun khusus bagi wanita yang sedang datang bulan, diharapkan menunggu diluar saja.

Arsitektur masjid ini merupakan gabungan arsitektur India Muslim, Persia dan Eropa Klasik dengan Denah masjid berbentuk segi empat, namun pada sisi kiblatnya tampak lebih panjang. Unit utama merupakan ruang sembahyang dengan atap yang berbentuk limas tunggal tidak bertumpuk dengan empat menara disetiap sudut masjid.

Masjid Sultan Abu Bakar terletak di lokasi yang sangat strategis di atas bukit, di Pantai Lido menghadap ke Selat Tebrau atau selat yang memisahkan daratan Malaysia dengan Singapura atau di Jalan Masjid Sultan Abu Bakar 80990 Johor Bahru, Johor Darul Takzim malaysia atau bersebelahan dengan Kompleks Islam Johor.

Dari halaman belakang masjid inilah negara Singapura terlihat sangat jelas, sedangkan dibagian pinggir halaman ada beberapa pedagang souvenir lokal, yang siap menyambutmu dengan ragam aneka pernik yang siap dibawa pulang.(sunting ulang dari kementrian pariwisata johor bahru)
Reaksi:

0 komentar: