Lowongan Palsu Atas Nama PT Pertamina WASPADA


Kejadian penipuan secara online saat ini mulai marak dipraktekkan, baik menggunakan praktek jual beli barang secara online, Iming-Iming pelipat gandaan uang, hingga yang menimpa anak pontianak satu ini adalah Lowongan Palsu mengatas namakan PT.Pertamina.

Debi Setiawan adalah warga kota Pontianak, Kalimantan Barat yang mengalami langsung penipuan melalui lowongan kerja yang didapatnya secara online. Berniat mencari kerja dan mendapatkan uang, Debi Setiawan malah terkena kasus penipuan yang mengatas namakan lembaga BUMN ternama namun fiktif.


Pada awalnya Debi mendapat informasi lowongan kerja yang mengatas namakan PT. Pertamina secara online, tertarik dengan tawaran kerjanya, Debi lalu mencoba mengirimkan drap lamaran kerjanya melalui surat elektronik [e-mail], hingga beberapa hari kemudian ia mendapat e-mail balasan yang mengatas namakan PT.Pertamina lengkap dengan beberapa nama lainnya dengan lampiran berjudul “Daftar Calon Karyawan” untuk “Panggilan Interview”, lengkap dengan surat hasil scand bermaterai atas nama “Sofyan Gunawan, S.E” sebagai PT. Pertamina EP Departement of Human Resources Development Recruitment Selection.

Lantas kedatangan surat balasan ini membuat Debi hingar bingar dan tentu saja membawa setiap poin dari isi surat tersebut yang juga menerangkan bahwa Debi harus ke Jakarta untuk keperluan Interview melalui agen travel yang sudah disiapkan panitia.

sebagaimana dalam penjelasan melalui akun Facebooknya “Debi Bahar” Saya ada mengirim email loker pt. Pertamina yg saya lihat di website, lalu td pagi [27/07] saya di sms suruh check email untuk tahap interview, saya buka pdfnya rupanya interview di jakarta, kemudian sesuai isi surat bahwa pt. Pertamina ini ada kerja sama dg alila travel, saya hubungi human managernya yg ada di isi surat itu yg menyatakan bersedia interview ke jakarta tp dana perjalanan pulper dan penginapan saya talangi dulu nanti sampai disana akan diganti, lalu saya telepon alila travelnya kemudian disuruh tf 2jt 8rts 50rb dan tiket pesawat akan dikirim via email, ya saya percayalah karena booking pesawatkan sudah bisa via email, selesai saya tf dia telepon sudah masuk uangnya tp harus ke atm lagi buat check nomor booking, saya dipandunya, saya mulai aneh kok dipandu saya kayak mau minta tf lagi, disitu saya mulai curiga rupanya dia travel palsu, namanya ibnu putra.”



Merasa tertipu, Debi lantas melaporkan kejadian ini pada kantor polisi terdekat, namun bukannya makin membantu, malah Debi kembali dimintai uang senilai 1,2 juta rupiah untuk melakukan cek radar nomor  HP per sekali cek, sedangkan pihak kepolisian sendiri menjelaskan bahwa pengecekan kasus seperti ini tidak bisa dilakukan dalam satu kali cek, melainkan bisa berkali kali.

“Sudah lapor polisi, tp buat ngecek radar no hpnya harus bayar soundtracknya 1,2jt krn bukan milik internal tp punya it telkom, katanya gitu, sudah itu gak bisa sekali mau 3 kali, saya pikir uang aja hilang, mau keluar uang lagi saya masih banyak keperluaan lain’ tulisnya ketika ditanyai mengenai pelibatan aparat keamanan setempat.

so, buat temen yang seolah mendapat durian jatuh dari langit, harus lebih waspada yah..
pastiin informasinya bener terlebih dahulu dan jangan terlalu percaya juga dengan pihak keamanan , karena nanti kasusnya bisa sama seperti yang dialami oleh Debi.
Reaksi:

1 komentar: