Ikan Sungai Kapuas Pontianak Mendadak Mati, ini Penjelasannya



Innalillahi wainna ilaihi raji'un . . .
Entah dosa apa yang sedang ditanggung oleh negeri #‎pontianak‬ .

kemarin dilanda kabut asap yang menyesakkan dada selama berbulan bulan, kini dilanda air jernih aneh di sungai kapuas yang diyakini menjadi salah satu penyebab kematian ribuan budidaya ikan keramba disepanjang pesisir sungai.

setelah dilakukan upaya pengecekan dengan alat, didapati kandungan oksigen dalam air sungai tersebut ternyata sangat minim mengandung oksigen yang diyakini sebagai pemicu matinya benih benih ikan tambak.

dalam sebuah postingan oleh akun sabri alam [staff Departemen Kelautan dan Perikanan Pontianak] pada salah satu group facebook terbesar di kalimantan barat, menjelaskan bahwa bedasarkan hasil alat ukur yang dilakukan, kandungan oksigen pada sungai kapuas sangat rendah hanya diangka 0,4 ppm, kandungan ini diluar batas normalnya yang berkisar diangka 3-5 ppm.

"DO (disolved oksigen) atau dikenal dgn oksigen terlarut adalah oksigen yg terkandung didalam air yg digunakan biota air untuk bernafas, secara umum DO yg optimal untuk kelansungan hidup ikan berkisar antara 3-5 ppm. Kalau hasil pengukuran diatas hanya 0,4 ppm itu jelas oksigen yg ada didalam air sangat sedikit sehingga ikan akan kesulitan bernafas dan mati".

dari hasil uji sample ini, Sabri menjelaskan bahwa penyebab berkurangnya kandungan oksigen dalam air sungai kapuas pontianak bisa karena beberapa faktor seperti kurangnye disfusi udara dan suhu air yang tinggi, namun meski demikian ia belum bisa menyimpulkan penyebab pasti penurunan kadar oksigen yang terjadi disungai kapuas ini.

"penyebab DO rendah ada beberapa faktor. Bisa karna kurang nya disfusi udara ke air sehingga oksigen di udara tidak tercampur dgn air. Bisa juga karena pencemaran sungai. Apalagi memang sungai kapuas memiliki kandungan mercury yg tinggi yg membuat phytoplankton diperairan sedikit. Sebab phytoplankton yg berfotosintesis akan menghasilkn oksigen di dalam air. Bisa juga dipengaruhu oleh suhu air yg tinggi, karna semakin tinggi suhu air akan semakin rendah oksigen terlarut nya."

untuk mencegah semakin banyaknya kerugian bagi para pengusaha tambak ikan air tawar disepanjang pesisir sungai kapuas pontianak, Sabri menyarankan untuk memasang blower disetiap keramba untuk membantu sirkulasi oksigen didalam air agar tetap terjaga dikawasan tambak tersebut.


dikutif dari suarapimred.co.id [media lokal pontianak] fenomena aneh ini sempat menghebohkan warga pontianak terutama yang berdomisili dipesisir sungai karena air yang biasanya berwarna kekuningan dan pekat kini berubah menjadi hitam namun jernih.

"Para pengendara yang melintas di Jembatan Kapuas I Pontianak juga sempat dihebohkan dengan adanya fenomena ini. Dari jembatan tersebut para pengendara dapat melihat air sungai terbagi menjadi dua warna,yakni warna hitam jernih dan warna kuning keruh.
Yudi, pengendara motor yang melintas di jembatan mengaku, baru kali pertama melihat secara langsung fenomena yang terjadi di Sungai Kapuas ini. Dia mengaku heran kenapa hal itu bisa terjadi. “Baru pertama lihat ini. Kok bisa ya airnya berwarna hitam jernih dan kuning keruh,” ujarnya."

sebagai umat yang beragama, penulis mengajak rekan, saudara para pembaca dan warga pontianak untuk mari kita bersama sama menguatkan keimanan kita lagi, mari kita sapa para tetua kita lagi, mari kita rajut silaturahmi yang sempat terputus kembali, mari kita perbanyak beramal pada sesama dan sempatkan beribadah sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan dengan sebaik baiknya waktu.
semoga kita selalu diberikan kemudahan, ilmu yang bermanfaat dan keimanan yang kuat.

Aamiin.

Reaksi:

1 komentar: