Jembatan Gantung Desa Pelaik Sintang Kalimantan Barat lebih cepat dari Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Jokowi


Ketegangan anda akan teruji saat hendak melintasi jembatan gantung sungai pelaik, desa pelaik, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Betapa tidak, untuk melintasi sungai yang menghubungkan kedua daerah ini hanya tersedia seutas tali sederhana dengan tingkat keamanan yang tidak terjamin sama sekali.

dari foto yang diposting oleh akun facebook Antonius Sit, tampak seorang pria yang sedang menaiki motor sedang berusaha melintasi sungai dengan cara digantung melalui seutas tali yang menghubungkan kedua daerah.





disana terlihat ada beberapa tali yang sengaja diikatkan kepada motor pria tersebut, satu tali mengikat bagian kepala motor atau setang motor, sedangkan dua tali lainnya terbelit di bagian belakang motor untuk penyeimbang, ketiga tali tersebut bertumpu pada sebuah katrol yang juga diikat dengan dua tali lainnya yang terhubung disalah satu daerah [kemungkinan besar tali ini untuk menarik penyebrang agar tetap bisa kewilayah satunya dan tidak hanya terhenti dan bergantung ditengah tali], katrol itu sendiri terhubung pada seutas tali utama yang langsung menghubungkan kedua daerah.

tidak ada keamanan, tidak ada jaminan keselamatan dalam proses penyebrangan ini, sebagaimana terlihat dari foto tersebut yang hanya mengikat motor dengan tiga utas tali sebagai penyeimbang, sedangkan pengendara yang berada diatasnya hanya berpegang pada salah satu tali untuk berpegangan agar tidak jatuh, sekaligus sebagai penyeimbang beban.

untuk meyebrang, pengendara hanya cukup ditolak sejadi jadinya dan dibiarkan bergelayutan mengikuti alur tali utama yang sudah dibuat miring mirip olah raga outbound pada orang orang kaya dikota.

proses penyebrangan seperti ini amat sangat beresiko karena bisa mengancam keselamatan terlebih hingga merenggut nyawa bagi penyebrangnya, namun meski demikian masyarakat desa pelaik, kabupaten sintang, kalimantan barat tetap melakukannya karena hanya dengan seutas tali inilah, mereka bisa terhubung denga daerah lainnya.

nun jauh dipulau jawa sana, pemerintah di era kepemimpinan Joko Widodo dan Mohammad Hatta sedang giatnya memasukkan proyek kereta cepat Jakarta - Bandung dalam proyek nasional. tidak tanggung tanggung, dana proyek bernilai puluhan triliun tersebut digelontorkan demi meminimalisir waktu tempuh jakarta bandung menjadi sekitar 30 - 37 menit dari waktu normal menurut google map adalah 2 jam 24 menit.

Pelaksanaan proyek kereta cepat Jakarta - Bandung ini sendiri, dilakukan oleh PT. Kereta Cepat Indonesia Cina [KCIC] yakni sebuah badan usaha milik negara kedua negara dan ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2019 mendatang.

kedua momen ini mengingatkan saya dengan tv berwarna dan tv hitam putih seperti zaman kemerdekaan Indonesia dahulu, dimana hanya ada warna hitam dan warna putih dengan gerakan aktor dan artis didalamnya yang terkadang mengundang decak tawa bahkan menangis gembira.




Reaksi:

0 komentar: