Gula Operasi Pasar dijual Pedagang Pontianak


Gula Operasi Pasar dijual Pedagang Pontianak melalui grup sosial media terbesar di kalimantan barat, pontianak informasi. Dalam sebuah postingannya, akun facebpok bernama endang kusumawati menuliskan "Terima eceran atau perkarung, siap antar wilayah pontianak barat, 082250865167, sms, inbox, komen sileeee" diatas tulisan tersebut juga dituliskan harga serta nama barang yang dijual berupa "gula pasir Rp 12000"





Setelah mendapat beragam pertanyaan dalam kolom komentar dipostingannya, akun facebook endang kusumawati akhirnya merilis bentuk kemasan gula yang masih dalam karung dalam bentuk file gambar/foto. Pada foto yang dikirimnya, tertulis "Gula Operasi Pasar " dibagian atas karung yang berarti bahwa gula tersebut merupakan gula dari BUMN untuk menyetabilkan harga gula agar tidak terlalu tinggi saat permintaan gula pasir melambung seperti saat hari raya dengan cara melakukan operasi pasar.

Operasi pasar sendiri, biasanya dilakukan secara formal oleh pihak bumn terkait maupun secara gabungan dalam tim penyeimbangan harga pasar dibeberapa titik vital seperti pasar, pusat keramaian hingga pemukiman yang ramai penduduk , tentu saja dengan perizinan dan atribut formal lainnya.

Belum diketahui secara pasti, apakah gula operasi pasar yang dijual kembali oleh akun ini adalah gula yang diperuntukkan untuk operasi pasar atau gula pasir yang hanya mengenakan karung operasi pasar saja.


Namun dalam komentar, si penjual menjelaskan bahwa gula pasir tersebut dihargai 12000 rupiah setiap kilonya untuk skala eceran dan 590 ribu rupiah untuk harga satu karung, serta ada fasilitas gratis antar bagi mereka yang berdomisili dikawasan pontianak barat, kota pontianak, sedangkan gula tersebut sendiri berasal dari jawa barat. Tulisnya.

Di pontianak sediri, harga gula malaysia saat ini berkisar 11 ribu hingga 11500 rupiah setiap kilogramnya dan dijual bebas dihampir semua sudut kota hingga toserba dengan skala eceran. Sedangkan untuk gula lokal (gula indonesia) memang terbilang cukup mahal diangka 14ribu rupiah)


*tambahan, melalui akun facebooknya endang kusumawati diketahui bekerja sebagai kabag produksi di administrasi ekonomi , masih belum jelas apakah memang pegawai bumn yang menyalurkan barang untuk operasi pasar atau bukan.
Reaksi:

0 komentar: